Desert RoseNickname: Serafitz Gender: Female Location: Desperate Town Friendster: http://friendster.com/serafitz YM: serafitz Interest: X Japan
|
|
Jul 8, 2007
J-Rocks vs Funkop?? Hanya bisa ditemui di Made In Indonesia di Global TV yang ditayangkan hari Jumat tanggal 6 Juli 2007 pukul 22.00 WIB. Lagu pertama J-Rocks berjudul Juwita Hati agak jazzy . . .keren . . . disusul dengan Lagu kedua Lepaskan Diriku . . .
Seperti biasa J-Rocks tampil dengan style khasnya. Great!! But, there is something weird . . . Iman berkumis Bo' . . . .haduh rupanya banyak yang ga suka tuh .. . tapi ada juga yang suka . . . kesannya agak gimana gitu . . . kelihatan ga rapi . . .hehehehe .. . tapi ada pula yang justru suka penampilan Iman seperti itu . . .agak "nyeleneh" katanya . . . Lain dari yang Lain . . .
However,overaLL .. . penampiLannya cukup bagus . . .apaLagi pas nge-jam . .. siiip . .!!! Wima masih dengan gaya nge-bass-nya yang oke punya . ..(walau sayang juga ciri khas rambutnya yang merah itu iLang . .), Anton masih dengan semangatnya ngegebuk drum . . . Sonny dengan gaya cool-nya mainkan gitar . .. PLus sayatan gitar Iman yang oke punya . . .. excellent . . .!! two thumbs up . ..!!!
weLL . .. sukses buat aLbum ke-due J-Rocks . . .!!!!
Posted at 10:48 am by serafitz
Permalink
Jun 29, 2007
Anda merasa mempunyai bakat dalam bidang Modelling?? Anda ingin menjadi terkenal? Anda ingin memiliki karier yang cerah di bidang modelling?
Datang dan daftarkan diri anda sekarang juga . . . ketika mimpi menjadi nyata . . .
Posted at 12:51 pm by serafitz
Permalink
Posted at 12:30 pm by serafitz
Permalink
Jun 21, 2007
Buat Yang meLepas putih abu2 . . .
SELAMAT ATAS KELULUSAN KALIAN...!!!
Posted at 08:10 pm by serafitz
Permalink
Jun 20, 2007
ALBUM TERBARU J-ROCKS TINGGAL MENUNGGU HARI...!!!
Posted at 11:52 am by serafitz
Permalink
Sebenarnya musik jazz bukanLah jenis musik yang seLama ini meLekat pada diri seorang Serafita. . . akan tetapi, beberapa hari yang LaLu saya cukup disibukkan dengan pencarian segaLa sesuatu yang berbau jazz . . . muLai dari browsing di unternet sampai ngglenik sama orang-orang pecinta ataupun penikmat jenis musik yang satu itu . . . tapi usut punya usut . . . itu gara-gara tugas Bo' . . .
Posted at 11:19 am by serafitz
Permalink
Jun 6, 2007
Sekelumit Mengenai Budaya Jawa . . .
Dua minggu yang lalu seorang dosen mata kuliah Kajian Kebudayaan Jawa -yang sepertinya juga pandai main dhalang- memberi tugas pada mahasiswanya untuk menyusun makalah mengenai kebudayaan jawa. Akan tetapi, ia hanya menawarkan dua pilihan tema. cukup lama juga mahasiswa-mahasiswa itu termenung. Mungkin berpikir apa yang kira-kira akan mereka tulis nantinya. Mungkin juga berpikir bagaimana mereka harus menulis sesuatu yang dekat dengan mereka, tapi terasa asing bagi mereka. Akan sangat berbeda jika si dosen meminta mereka untuk menyusun makalah mengenai "budaya populer". Dalam waktu singkat pasti sudah ada setumpuk makalah di meja si dosen.
Budaya Jawa. Sebenarnya cukup banyak hal yang dapat dikaji dari satu budaya tersebut. Jangankan budaya jawa secara keseluruhan, mengkaji budaya di kota Solo saja sudah cukup panjang. Banyak keunikan yang dapat ditemukan dari budaya tersebut. Banyak hal menarik dapat dipelajari. Banyak cerita yang akan membuat kita terkagum-kagum. Banyak hal yang sebenarnya bisa membuat orang-orang Jawa merasa bangga karena memilikinya. Sayangnya, kebanggaan itu hanya dirasakan oleh sebagian orang dari kalangan tertentu. Tidak semua orang Jawa paham akan keunikan budaya yang selama ini melekat dalam kehidupan mereka. Ironisnya, justru orang-orang dari mancanegara-lah yang lebih tertarik untuk mempelajarinya. Seola-olah ada rasa bangga yang mengalir dalam diri mereka saat mempelajari budaya tersebut. Seolah-olah merekalah yang memiliki budaya jawa. Lalu apa kabar dengan orang-orang Jawa sendiri??
Sama halnya dengan mahasiswa si dosen tadi, pada umumnya orang-orang Jawa -khususnya generasi muda- lebih tertarik untuk mempelajari dan menikmati budaya populer yang kebanyakan berasal dari luar negeri. Tidak sedikit dari mereka yang meremehkan keberadaan budaya lokal. Lihat saja berapa banyak orang yang tertarik mempelajari bahasa Inggris. Hampir di setiap pojok kota berdiri tempat-tempat kursus bahasa Inggris. bandingkan dengan berapa orang yang tertarik mempelajari bahasa Jawa. Jangankan tempat kursus, pelajaran bahasa daerah di sekolah-sekolah saja sering mendapat cibiran dari murid-muridnya.
Banyak dari mereka mengatasnamakan persaingan global sebagai pembelaan. Tidak akan exist bila tidak mengikuti perkembangan dunia di tengah era globalisasi. Satu alasan yang sebenarnya cukup masuk akal. Memang orang tidak akan bisa bersaing jika ia sendiri buta akan apa yang ada dalam persaingan itu. Akan tetapi bukan berarti dengan seenaknya mengabaikan kebudayaan lokal yang ada. Kalau bukan kita sendiri yang membuat budaya itu hidup, lalu siapa lagi? Haruskah budaya itu dimiliki orang lain dahulu agar tetap hidup?
Sadar atau tidak, sebenarnya budaya jawa memiliki potensi untuk bisa exist di dunia internasional. Banyak event-event diadakan di luar negeri yang mengangkat tema budaya jawa. Ternyata masyarakat internasional mampu menerimanya dengan baik. Sambutan yang cukup hangat. Tidak mengherankan bila akhirnya banyak masyarakat mancanegara yang menetap di Indonesia untuk mempelajari budaya-budaya tersebut. Satu kondisi yang seharusnya menjadi pukulan telak bagi masyarakat lokal Indonesia -terutama masyarakat Jawa. Satu fenomena yang seharusnya membuat orang-orang Jawa merasa malu.
Itulah sedikit gambaran mengenai kondisi di tengah-tengah masyarakat Jawa saat ini. Satu kondisi yang tergambar jelas dalam satu contoh kecil. Apa benar keberadaan "budaya populer" telah mendesak budaya lokal? Bukan keberadaan budaya populer yang salah. Akan tetapi kita yang masih perlu belajar untuk bisa bersaing di dunia internasional tanpa mengabaikan budaya lokal. Satu contoh kecil, Jepang. Satu negara yang mampu menciptakan trend baru bahkan menjadi trendsetter dunia. Mampu mengimbangi persaingan dunia tanpa melupakan sedikitpun budaya lokal mereka. So, haruskah globalisasi menenggelamkan budaya lokal Jawa??
Posted at 10:15 am by serafitz
Permalink
Oct 9, 2006
Fuihh . . . Akhirnya this is the third time I revise my blog . . .
hehehehe . . . Awalnya bingung banget ini blog mau dipakai bwt nulis
apa yiah . . . Sebelumnya sempat berpikir mau nulis tentang . . .
yah . . . yang berbau gothic gitu deh . . . pokoke All about Darkness .
. . tapi karena jiwa saia yang selalu ceria kemana2, ya . . .bisa
ditebak kan . . .kalo itu pasti ga akan berhasil . . .
saking jengkelnya saia sama diri saia sendiri . . . abis udah susah2
bikin blog . . . . padahal yang awal buatin ya satu2nya kakak saia yang
gila bin koplax itu . . . (thanks ya, Bro . . .!!) hehehe . . .
Akhirnya . . .akibat masuknya pengaruh dari kakak saia ke dalam
pikiran2 saia . . . saia berpindah haluan . . . seperti blog-nya dia
aja . . . semua aja yang ingin saia tulis ya saia tulis . . . ga perlu
deh . . . yang namanya harus tentang inilah . . . tentang itulah . . .
itu namanya membatasi kreatifitas . . . hehehehe. . . . sok2an banget
yiah . . .???
ya udahlah . . . yuukkzz . . . !!!
Posted at 09:42 am by serafitz
Permalink
May 1, 2006
In memoriam . . .
Hideto Matsumoto
(1964-1998)

forever love, forever dream,I'll never walk this path
Oh tell me why, tell me true, teach me how to live
forever love, forever dream, within flowing tears
bright seasons will forever change again and again
forever love . . .
(X-Japan 'Forever Love')
PS : 'Forever Love was played by Yoshiki at Hide's funeral on 7th of May 1998
Hide's history . . . ? klik http://santuarie.blogdrive.com
Posted at 11:44 am by serafitz
Permalink
Theme song : X-japan ' Forever Love'
Tears flowed in the gloomy silence looking at your self lied peacefully No sadness seemed in your smiling face Thousands of flowers sorrowed over your death Fragrance of heaven carried you into your sanctuary The piano heaved beautifully Made a symphony of the sadness Over the world sorrowed within the flowing tears
2nd of May, 8 years ago. It was the most historical day for all of Japanese music's lovers. Hideto Matsumoto, musician who gave a great influence for Japanese music and ex-guitarist X-japan, died. Nobody knew exactly the cause of his death. Hide's funeral ceremony was held in Hongaji Temple 7th of May 1998. The ceremony was attended more than 50.000 people and it was the greatest funeral ceremony in Japan. The ceremony was accompanied with 'Forever Love'- song by Yoshiki as a accompanist who played the piano and Toshi as a vocalist.
That was the unforgettable moment for all of the people in the world. On the sunny morning in Hongaji Temple, thousands of people flowed their tears and felt the endless sorrow. He lied peacefully with his smiling face. Lines of flowers along the way spread the fragrance of heaven. Symphony of the sadness heaved within the blowing winds. That morning the world sorrowed over his death. . . Let's pray for his eternal sleep . . . Good night, Hide . . .
 read more . . .klik santuarie
Posted at 11:07 am by serafitz
Permalink
|
|
|